Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

Teknik Evakuasi Darurat saat Terjadi Bencana

  Teknik evakuasi   – merupakan tindakan atau prosedur yang perlu diketahui di setiap unit tempat kerja. Penting untuk dipahami dalam menghadapi bencana tak terduga di kemudia hari. Resiko kecelakaan kerja tidak dapat ditebak kapan bisa terjadi, namun yang pasti semua pekerjaan memiliki resiko terhadap keselamatan. Bahkan, seorang penulis saja yang hanya duduk di depan laptop memiliki peluang terjadi kecelakaan kerja seperti laptop tiba-tiba meledak atau kursi yang patah. Dalam hal ini, penting adanya pemahaman teknik evakuasi darurat terlebih pada pekerjaan dengan tingkat resiko kecelakaan yang tinggi. Artikel ini akan membahas beberapa teknik yang bisa dipergunakan saat bencana tak terduga itu datang. Teknik evakuasi darurat juga telah diatur dalam Peraturan Perundang-undangan Nomor 50 Tahun 2012 terkait Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Prosedur SMK3 berfungsi sebagai alat ukur melihat kesiapan perusahaan dan karyawan dalam menerapkan K3.

PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU POST PARTUM

Diharapkan ibu-ibu post partum bisa mengetahui perawatan payudara dan bisa  mendemosntrasikan perawatan payudara dengan baik, sehingga merangsang pengeluaran ASI  yg maximal dan bisa memenuhi kebutuhan bayi baru lahir ibu. Post natal breast care pada ibu nifas merupakan perawatan payudara yang dilakukan pada  ibu pasca melahirkan/nifas untuk melancarkan sirkulasi darah dan mencegah tersumbatnya saluran payudara sehingga memperlancar pengeluaran ASI. Pelaksanaan perawatan payudara  dimulai sedini mungkin, yaitu 1-2 hari setelah bayi dilahirkan dan dilakukan 2 kali sehari  (Saleha, 2009). Perawatan payudara adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara sadar dan teratur untuk  memelihara kesehatan payudara waktu hamil dengan tujuan untuk mempersiapkan laktasi pada waktu post partum (Saryono, 2009). Jadi perawatan payudara masa nifas adalah  kegiatan yang dilakukan oleh ibu pasca melahirkan sebagai sebagai upaya untuk memelihara kesehatan payudara dan memba...

Indonesia 2025: Ekonomi dan Politik Menuju Indonesia Emas (Bagian Pertama)

  Centre × × #TRANDING HARI INI K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani (Guru Sekumpul) dan Kontribusi Pemikiran Dakwahnya Di Kalsel 26 Desember, 2024 Mengenal Kitab Matan Ghayah Wa Taqrib dan Penulisnya 15 April, 2022 Ayat-Ayat Al-Qur'an yang Pertama Kali Turun 16 Juli, 2021 PEKAN LALU K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani (Guru Sekumpul) dan Kontribusi Pemikiran Dakwahnya Di Kalsel 26 Desember, 2024 Ayat-Ayat Al-Qur'an yang Pertama Kali Turun 16 Juli, 2021 Mengenal Kitab Matan Ghayah Wa Taqrib dan Penulisnya 15 April, 2022 BULAN LALU K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani (Guru Sekumpul) dan Kontribusi Pemikiran Dakwahnya Di Kalsel 26 Desember, 2024 Ayat-Ayat Al-Qur'an yang Pertama Kali Turun 16 Juli, 2021 Mengenal Kitab Matan Ghayah Wa Taqrib d    Indonesia telah berhasil menyelesaikan agenda politik penting pada tahun 2024, yaitu pilihan presiden (pilpres), pilihan legislative (pileg) dan pilihan kepada daerah (pilkada) serentak di seluruh Indonesia. Sungguh suatu pemandangan yang indah b...

Merokok pada Anak dan Remaja: Perlu Perhatian Serius

A-   A+ Dok. Pribadi) INDONESIA saat ini sedang menghadapi situasi meningkatnya jumlah perokok dengan prevalensi mencapai 7,2% dari jumlah penduduk. Itu berarti, dari 280 juta penduduk, ada sekitar 20 juta orang terpapar asap  rokok . Yang cukup memperihatinkan, data dari Global Youth Tobacco Survey (GYTS) menyebutkan bahwa pada 2019 sebanyak 19,2% dari pelajar di Indonesia telah terpapar produk tembakau. Temukan lebih banyak Data dari Kementerian  Kesehatan  RI menunjukkan bahwa 80% dari total perokok di Indonesia sudah mulai merokok sejak usia di bawah 19 tahun. Kelompok usia dengan jumlah perokok terbanyak ialah kelompok umur 15-19 tahun, diikuti oleh kelompok usia 10-14 tahun di urutan kedua. Merokok pada anak dan remaja merupakan kebiasaan yang sangat berbahaya karena berdampak buruk terhadap kesehatan, seperti risiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah di usia dewasa. Asap rokok mengandung lebih dari 7.000 senyawa/bahan kimia dan diketahui bahwa lebi...

Potensi Sumber Daya Alam dan Tantangan Pembangunan di Indonesia

  Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Mulai dari keanekaragaman hayati hingga mineral dan bahan bakar fosil, potensi sumber daya alamnya sangat besar. Namun, seiring dengan potensi ini, Indonesia juga dihadapkan pada berbagai tantangan dalam pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Potensi Sumber Daya Alam Keanekaragaman Hayati: Indonesia merupakan salah satu negara terkaya akan keanekaragaman hayati di dunia. Hutan hujan tropisnya menjadi rumah bagi berbagai spesies tumbuhan dan hewan yang unik. Potensi ini memberikan peluang besar untuk pengembangan industri pariwisata dan farmasi. Mineral dan Bahan Bakar Fosil: Indonesia juga kaya akan sumber daya mineral dan bahan bakar fosil. Mulai dari batu bara, minyak, gas, hingga bijih tambang seperti timah dan nikel, negara ini memiliki cadangan yang signifikan. Potensi ini menjadi pendorong utama ekspansi sektor pertambangan dan energi. Sumber Daya Perikanan: Dikelilingi oleh laut yang lua...

Mengenal Komplikasi Diabetes Melitus

  Beranda Profil Informasi Publik UPT Produk Hukum KONTAK Diabetes Melitus   adalah suatu jenis penyakit yang disebabkan menurunnya hormon insulin yang diproduksi oleh kelenjar Pankreas. Penurunan hormon ini mengakibatkan seluruh gula (glukosa) yang dikonsumsi tubuh tidak dapat diproses secara sempurna, sehingga kadar glukosa di dalam tubuh akan meningkat. Gula yang meliputi Polisakarida, Oligosakarida, Disakarida, dan Monosakarida merupakan sumber tenaga yang menunjang keseluruhan aktivitas manusia. Seluruh gula ini akan diproses menjadi tenaga oleh hormon Insulin. Karenanya, pasien   Diabetes Melitus   biasanya mengalami lesu, kurang tenaga, sering merasa haus, sering buang air kecil, dan penglihatan kabur.   Diabetes Melitus   merupakan suatu penyakit metabolik dengan karakteristik Hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya. Hiperglikemia kronik pada   Diabetes   berhubungan dengan kerusakan jan...

Teknik Batuk Efektif Dan Etika Batuk Yang Benar

Tahukah Anda Apa Itu Batuk Efektif? Batuk efektif merupakan suatu metode batuk dengan benar dimana energi dapat dihemat sehingga tidak mudah lelah dan dapat mengeluarkan dahak secara maksimal (Smeltzer, 2001). Tujuan Batuk Efektif Tujuan dari batuk efektif, diantaranya : 1.  Mengeluarkan semua udara dari dalam paru-paru dan saluran nafas sehingga menurunkan frekuensi sesak nafas 2.  Menghemat energi sehingga tidak mudah lelah dan dapat mengeluarkan dahak secara maksimal 3.  Melatih otot-otot pernafasan agar dapat melakukan fungsinya dengan baik 4.  Melatih klien agar terbiasa melakukan cara pernafasan dengan baik Menurut Kementerian Kesehatan RI, teknik batuk efektif juga dapat melatih otot pernapasan untuk melakukan fungsinya dengan baik. Dengan teknik ini, Anda pun akan terbiasa melakukan cara bernapas yang baik. Mempelajari cara batuk yang efektif penting untuk orang-orang yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, seperti : v  Penyakit Paru Obstruktif Kronis...

Stunting: Masalah Kesehatan yang Harus Kita Atasi Bersama

  Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Kondisi ini ditandai dengan tinggi atau panjang badan anak yang berada di bawah standar sesuai acuan dari Kementerian Kesehatan. Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), anak balita dikategorikan stunting jika memiliki nilai z-score kurang dari -2,0 standar deviasi (SD) dan dikategorikan sangat stunting jika kurang dari -3,0 SD. Dampak Stunting pada Anak Stunting memberikan dampak serius pada anak, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang: 1. Dampak Jangka Pendek Pertumbuhan fisik terganggu, sehingga tinggi badan anak berada di bawah rata-rata usianya. Perkembangan kognitif terhambat akibat gangguan perkembangan otak, yang dapat menurunkan tingkat kecerdasan anak. 2. Dampak Jangka Panjang Meningkatkan risiko penyakit kronis di masa dewasa, seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung, pembuluh darah, kanker, stroke, dan disabilitas. Berkontribusi pada penurunan ku...